www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Pemprov Riau dan HK Bahas Pembatasan Truk CPO di Tol Pekanbaru-Dumai
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Ada Jejak Baru, BBKSDA Bawa Kandang 135 Kg untuk Evakuasi Harimau di Inhil
Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:41:47 WIB
BBKSDA Riau kirim kandang perangkap ke Inhil (foto/int)
BBKSDA Riau kirim kandang perangkap ke Inhil (foto/int)

INHIL - Warga Desa Danai, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), masih dihantui keberadaan seekor harimau yang berkeliaran di sekitar wilayah permukiman dan aktivitas warga.

Untuk mengevakuasi satwa liar tersebut, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau mengirimkan kandang perangkap ke Desa Danai.

Kandang perangkap itu diberangkatkan dari Tembilahan menuju Pulau Burung menggunakan speedboat pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Kandang tersebut memiliki panjang 180 sentimeter, lebar 70 sentimeter, dan tinggi 100 sentimeter dengan berat mencapai 135 kilogram.

Dalam proses pengiriman, tiga petugas BBKSDA Riau turut berangkat bersama seorang dokter hewan. Perjalanan dari Tembilahan menuju Pulau Burung memakan waktu sekitar tiga jam.

Keberangkatan petugas BBKSDA Riau bersama kandang perangkap tersebut turut dilepas oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Inhil, Junaidy.

Menurut Junaidy, pengiriman kandang perangkap merupakan salah satu langkah untuk mengamankan harimau yang telah membuat warga Desa Danai merasa resah.

"Kandangnya dikirim kemarin menggunakan speedboat," kata Junaidy, Selasa (11/8/26).

Humas BBKSDA Riau, Reni, membenarkan pengiriman kandang perangkap tersebut. Setelah tiba di Pulau Burung, tepatnya di Desa Danai, petugas langsung memasang kandang di lokasi yang telah ditentukan.

“Setibanya di Desa Danai, kandang perangkap langsung dipasang. Petugas BBKSDA terus berupaya melakukan evakuasi terhadap harimau tersebut,” ungkap Reni dikutip dari MCRiau.

Proses evakuasi dilakukan dengan mengutamakan keselamatan masyarakat dan petugas. Tim BBKSDA Riau juga terus memantau pergerakan harimau yang hingga kini masih berada di sekitar wilayah Desa Danai.

Kepala Desa Danai, Halim, berharap upaya tersebut segera membuahkan hasil. Sebab, selama harimau masih berkeliaran di sekitar permukiman maupun wilayah yang menjadi lokasi aktivitas warga, masyarakat belum merasa aman untuk beraktivitas seperti biasa.

“Harapan kami harimau ini segera dievakuasi. Selama masih berkeliaran, warga masih takut beraktivitas,” ujar Halim.

Kekhawatiran warga semakin bertambah setelah kembali ditemukan jejak baru yang diduga merupakan jejak harimau. Masyarakat setempat bahkan memberikan panggilan "Datuk Belang" kepada satwa tersebut.

Halim mengatakan, kemunculan jejak baru menjadi indikasi bahwa harimau masih berada di sekitar wilayah Desa Danai.

Karena itu, warga diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi aktivitas di kawasan yang diduga menjadi lintasan harimau hingga proses evakuasi selesai.

Harimau Sumatera dengan nama latin Panthera tigris sumatrae merupakan satwa yang dilindungi. Keberadaannya tetap harus dijaga, tetapi ketika satwa tersebut masuk atau mendekati kawasan aktivitas manusia, penanganan perlu dilakukan secara hati-hati.

Langkah tersebut penting untuk mencegah terjadinya konflik antara manusia dan satwa liar, sekaligus memastikan keselamatan warga dan petugas selama proses evakuasi berlangsung.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pemprov Riau dan HK cari jalan tengah soal angkutan CPO di Tol Pekanbaru-Dumai (foto/ist)Pemprov Riau dan HK Bahas Pembatasan Truk CPO di Tol Pekanbaru-Dumai
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto.Plt Gubri SF Hariyanto Tekankan Kolaborasi Hadapi Ancaman Karhutla
asat Reskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos P bersama Kepala Bidang Pengairan Dinas PUPR Siak OK Mohd Rizky Pranajaya saat melalukan olah TKP di lokasi Karhutla Dayun, Senin (7/9/2026). Polres Siak Tindak Pelaku Pembakaran Lahan, Tiga Kasus dan Empat Tersangka Terungkap
Tablig akbar bersama UAS di Rengat dihadiri ribuan warga (foto/ist)Tablig Akbar di Rengat Dihadiri Ribuan Warga, UAS Sampaikan 5 Pesan untuk Keberkahan Negeri
Ilustrasi Karhutla Inhu dan Inhil meluas (foto/int)Karhutla di Inhu dan Inhil Meluas, Tim Gabungan Percepat Jinakkan Lahan Terbakar
  Pedagang STC Laporkan Firman ke BK DPRD Pekanbaru
Plt Gubri kirim personel Satpol PP penanganan Karhutla Siak (foto/int)Karhutla Riau Diantisipasi Sejak Dini, Hampir 50 Personel Satpol PP Dikirim ke Siak
Ilustrasi hotspot Riau turun tajam (foto/int)Hotspot Riau Turun Tajam, dari 292 Kini Tersisa 176 Titik
Ilustrasi penerbangan dari Pekanbaru ke Jakarta masih terdampak erupsi Anak Krakatau (foto/int)15 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta Batal Imbas Erupsi Anak Krakatau hingga Pagi Ini
Ilustrasi harga emas Antam di Pekanbaru hari ini (foto/int)Harga Emas Antam di Pekanbaru Hari Ini: 1 Gram Rp2,637 Juta, Buyback Rp2,49 Juta
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved