www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Pedagang STC Laporkan Firman ke BK DPRD Pekanbaru
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


204 Jalur Bertarung di FPJ 2026 Kuansing, Wisata Budaya Riau Kian Mendunia
Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:34:20 WIB
Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing.(foto: mcr)
Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing.(foto: mcr)

KUANSING – Festival Pacu Jalur 2026 resmi dimulai di arena Tepian Narosa, Kabupaten Kuansing, Rabu (19/8/2026), yang dibuka langsung Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, dan berlangsung selama lima hari hingga Minggu, 23 Agustus 2026 mendatang.

Tahun ini, antusiasme peserta mengalami peningkatan. Sebanyak 204 perahu jalur dipastikan akan bersaing memperebutkan gelar juara di Sungai Batang Kuantan.

Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 RI, festival ini juga menjadi magnet wisata budaya yang terus menarik perhatian nasional hingga internasional.

Kadispar Riau, Tekad Perbatas mengatakan, jumlah peserta terus bertambah hingga batas akhir pendaftaran.

"Total sampai pendaftaran ditutup ada 204 jalur mendaftar. Pembukaan di hari pertama oleh Pak Plt Gubernur SF Hariyanto di Tepian Narosa," kata Tekad Perbatas, Kamis (20/8/2026).

Festival tahun ini tidak hanya diikuti oleh perwakilan kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Sejumlah tim dari Provinsi Sumbar dan Provinsi Jambi juga ikut meramaikan persaingan di lintasan Sungai Batang Kuantan.

Menurut Tekad, kehadiran peserta dari luar daerah menunjukkan bahwa Pacu Jalur semakin berkembang sebagai ajang budaya yang memiliki daya tarik regional.

"Ada jalur dari Jambi dan Sumbar juga ikut mendaftar. Tentu ini menjadi jalur yang akan berlaga selama event digelar di Batang Kuantan dalam beberapa hari ini," ujarnya.

Panitia menjadwalkan pertandingan berlangsung setiap hari mulai babak penyisihan hingga partai final yang akan digelar pada Minggu, 23 Agustus 2026.

Pacu Jalur bukan sekadar perlombaan perahu tradisional. Tradisi ini telah hidup di tengah masyarakat Kuansing sejak abad ke-17 sebagai bagian dari budaya masyarakat di sepanjang Sungai Kuantan.

Pada masa kolonial Belanda, perlombaan ini pernah dijadikan bagian dari perayaan ulang tahun Ratu Wilhelmina setiap 31 Agustus.

Kala itu, pemenang memperoleh hadiah berupa tonggol, yaitu bendera besar yang menjadi simbol kemenangan setiap jalur.

Tradisi tersebut sempat terhenti ketika Jepang menduduki Indonesia akibat kondisi ekonomi masyarakat yang memburuk.

Namun, setelah Indonesia merdeka, masyarakat Kuansing menghidupkan kembali Pacu Jalur pada 1950 sebagai upaya melestarikan budaya daerah.

Seiring waktu, ukuran perahu terus berkembang. Dari yang semula hanya mampu mengangkut sekitar 7 hingga 15 orang, kini setiap jalur dapat diisi lebih dari 25 pendayung.

Popularitas Pacu Jalur meningkat tajam dalam beberapa tahun terakhir. Momen penampilan tukang tari di atas perahu yang viral di media sosial pada penyelenggaraan 2025 menjadi salah satu faktor yang memperkenalkan festival ini kepada masyarakat internasional.

Visual atraktif para penari yang tampil di ujung jalur berhasil menarik perhatian warganet dari berbagai negara. Dampaknya, minat wisatawan untuk datang langsung ke Kuansing terus meningkat.

Selain menyaksikan perlombaan perahu tradisional, pengunjung juga dapat menikmati berbagai agenda pendukung, mulai dari pekan raya, pertunjukan seni budaya, hingga penampilan Randai Kuansing dan tarian khas Riau.

Pemprov Riau optimistis penyelenggaraan Festival Pacu Jalur 2026 akan memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pedagang STC Laporkan Firman ke BK DPRD Pekanbaru
Plt Gubri kirim personel Satpol PP penanganan Karhutla Siak (foto/int)Karhutla Riau Diantisipasi Sejak Dini, Hampir 50 Personel Satpol PP Dikirim ke Siak
Ilustrasi hotspot Riau turun tajam (foto/int)Hotspot Riau Turun Tajam, dari 292 Kini Tersisa 176 Titik
Ilustrasi penerbangan dari Pekanbaru ke Jakarta masih terdampak erupsi Anak Krakatau (foto/int)15 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta Batal Imbas Erupsi Anak Krakatau hingga Pagi Ini
Ilustrasi harga emas Antam di Pekanbaru hari ini (foto/int)Harga Emas Antam di Pekanbaru Hari Ini: 1 Gram Rp2,637 Juta, Buyback Rp2,49 Juta
  Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto.Plt Gubri SF Hariyanto Tekankan Kolaborasi Hadapi Ancaman Karhutla
asat Reskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos P bersama Kepala Bidang Pengairan Dinas PUPR Siak OK Mohd Rizky Pranajaya saat melalukan olah TKP di lokasi Karhutla Dayun, Senin (7/9/2026). Polres Siak Tindak Pelaku Pembakaran Lahan, Tiga Kasus dan Empat Tersangka Terungkap
Tablig akbar bersama UAS di Rengat dihadiri ribuan warga (foto/ist)Tablig Akbar di Rengat Dihadiri Ribuan Warga, UAS Sampaikan 5 Pesan untuk Keberkahan Negeri
Ilustrasi Karhutla Inhu dan Inhil meluas (foto/int)Karhutla di Inhu dan Inhil Meluas, Tim Gabungan Percepat Jinakkan Lahan Terbakar
Cafe Kelana Bahagia menggelar turnamen futsal bertajuk Kelana Bahagia Cup I tahun 2026 (foto/afrizal)Cafe Kelana Bahagia Bagansiapiapi Gelar Turnamen Futsal
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved