www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Pemprov Riau dan HK Bahas Pembatasan Truk CPO di Tol Pekanbaru-Dumai
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Asap Bergerak ke Utara, OMC Riau Diperpanjang dan 9 Ton Garam Disiapkan
Senin, 24 Agustus 2026 - 20:46:21 WIB
Operasi modifikasi cuaca.(ilustrasi/int)
Operasi modifikasi cuaca.(ilustrasi/int)

PEKANBARU - Upaya pemerintah mengendalikan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau kembali diperkuat melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Memasuki tahap keempat, sebanyak 9 ton garam disiapkan untuk penyemaian awan guna memicu hujan buatan.

Kalaksa BPBD Damkar Riau, M Edy Afrizal mengatakan, pelaksanaan OMC diperpanjang hingga 29 Agustus 2026.

Namun, penyemaian tidak dapat dilakukan secara sembarangan karena harus menyesuaikan keberadaan awan potensial.

“OMC di Riau sudah kembali diperpanjang hingga 29 Agustus mendatang. Stok garam siap semai ada 9 ton,” kata Edy, Senin (24/8/2026).

Menurut Edy, pemantauan terhadap awan potensial dilakukan setiap jam. Kondisi atmosfer tersebut menjadi faktor utama untuk menentukan waktu pelaksanaan penyemaian.

“Untuk penyemaian garam harus melihat awan potensial dulu. Jadi tidak bisa diarahkan di daerah mana, seperti difokuskan di daerah yang sedang terjadi karhutla. Karena tetap harus ada awan potensial,” ujarnya.

Selain mengoptimalkan OMC, BPBD Damkar Riau bersama BMKG juga memantau pergerakan asap yang berpotensi masuk ke wilayah Riau.

Edy menyebut asap bergerak dari wilayah selatan menuju utara mengikuti arah angin. Sebagian asap tersebut berasal dari Lampung, Sumatera Selatan, dan Jambi, kemudian bercampur dengan asap dari kawasan Kerumutan di Riau.

“Ini asap kiriman dari Lampung, Sumatera Selatan dan Jambi yang masuk ke Riau, bercampur dengan asap yang dari Kerumutan Riau,” tuturnya.

Pergerakan asap bahkan telah terpantau mencapai wilayah Sumatera Utara. Meski demikian, Edy mengatakan asap belum sepenuhnya memasuki kawasan permukiman.

“Asapnya juga sudah sampai ke Sumatera Utara, cuma belum sampai masuk ke permukiman karena memang arah anginnya dari selatan ke utara,” ujarnya.

Kondisi angin dan arah pergerakan asap menjadi perhatian karena dapat memengaruhi kualitas udara di sejumlah wilayah.

Pemerintah pun terus melakukan pemantauan untuk mengantisipasi dampak terhadap masyarakat.

Edy mengingatkan perlunya langkah antisipasi, terutama bagi kelompok yang lebih rentan terhadap paparan asap, seperti ibu hamil, bayi, dan balita.

Salah satu langkah yang dinilai perlu disiapkan adalah distribusi masker di wilayah yang berpotensi terdampak asap.

“Untuk mengantisipasi, jangan sampai masyarakat terdampak. Kita perlu ada pembagian masker juga di sana,” pungkas Edy.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pemprov Riau dan HK cari jalan tengah soal angkutan CPO di Tol Pekanbaru-Dumai (foto/ist)Pemprov Riau dan HK Bahas Pembatasan Truk CPO di Tol Pekanbaru-Dumai
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto.Plt Gubri SF Hariyanto Tekankan Kolaborasi Hadapi Ancaman Karhutla
asat Reskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos P bersama Kepala Bidang Pengairan Dinas PUPR Siak OK Mohd Rizky Pranajaya saat melalukan olah TKP di lokasi Karhutla Dayun, Senin (7/9/2026). Polres Siak Tindak Pelaku Pembakaran Lahan, Tiga Kasus dan Empat Tersangka Terungkap
Tablig akbar bersama UAS di Rengat dihadiri ribuan warga (foto/ist)Tablig Akbar di Rengat Dihadiri Ribuan Warga, UAS Sampaikan 5 Pesan untuk Keberkahan Negeri
Ilustrasi Karhutla Inhu dan Inhil meluas (foto/int)Karhutla di Inhu dan Inhil Meluas, Tim Gabungan Percepat Jinakkan Lahan Terbakar
  Pedagang STC Laporkan Firman ke BK DPRD Pekanbaru
Plt Gubri kirim personel Satpol PP penanganan Karhutla Siak (foto/int)Karhutla Riau Diantisipasi Sejak Dini, Hampir 50 Personel Satpol PP Dikirim ke Siak
Ilustrasi hotspot Riau turun tajam (foto/int)Hotspot Riau Turun Tajam, dari 292 Kini Tersisa 176 Titik
Ilustrasi penerbangan dari Pekanbaru ke Jakarta masih terdampak erupsi Anak Krakatau (foto/int)15 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta Batal Imbas Erupsi Anak Krakatau hingga Pagi Ini
Ilustrasi harga emas Antam di Pekanbaru hari ini (foto/int)Harga Emas Antam di Pekanbaru Hari Ini: 1 Gram Rp2,637 Juta, Buyback Rp2,49 Juta
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved